Sunday, 27 September 2009

MAAF

Maaf, maaf yang sebesar-besarnya sama semua orang yang baca blog ini. lama bgt ga di update karena gue sibukkkkkkkkkkk. hehehe.. sok sibuk aja. lagian penyakit gue juga belum sembuh.. maaf yah.. mohon pengertiannya sesama blogger.. pasti ada saatnya blog kita pada kita tinggalin sebentar karena rutinitas yang seabrek..

Gue akan mencoba lebih rajin dan keliling cari inspirasi untuk membuat blog gue jadi lebih baik lagi...

Saturday, 12 September 2009

WRITER'S BLOCK

Gue terserang WRITER'S BLOCK

Doain cepet sembu yah... Biar bs nulis lagi.

Wednesday, 9 September 2009

I’M BACK!!

Parah! Lama gila gue ga ngeblog!! Maaf maaf maaf… hiks! Gue sibuk dengan profesi baru gue, mahasiswi. Beneran banyak nyita waktu gue, sampai blog terlupakan. Tapi sekarang gue kembali.

Ada apa nih? Ya ituh, pengalaman gue jadi mahasiswi baru. Enak-enak eneg. Gambarannya bisa terlihat dari puisi gue yang dibawah tuh. Dari daftar aja udah ribet, pas masuk ga kalah ribet. Tapi sudahlah. Toh semua sudah beres. Sekarang gue tinggal kuliah aja. Ini masalah baru.

Ngemeng-ngemeng ospek dikampus gue tuh mank basi! Acaranya berantakan, panitianya, yang juga merupakan kakak tingkat, juga ga kompak. Pengalaman gue sebagai panitia semasa SMA yg ngasih tau. Tapi itu kaka2 panitia pada tebel semua mukanya yah… Padahal kesalahan mereka beneran keliatan banget. Yah, gue sangsi mereka niat mau ngurusin ini acara. Jangan-jangan mau tepe2 doang tuh? Tapi banyak juga koq yang berbakti dan keliatan tulus ma kita-kita peserta ospek...

Panitia tepe2 gue jadi ga doyan sate. Lah? Maksudnya gue jadi ga doyan makan selama ospek. Bangun subuh mulu. Jam 2! Nafsu makan gue ga ada sampai malamnya pun gue tetep ga nafsu makan. Fyi, berat badan gue turun drastis. 35kg… Seharusnya nyokap gue punya inisiatif ngirim gue ke afrika, biar bisa gabung ma saudara2 gue yang tinggal tulang juga.

Kalo ada yang tanya ngapain bangun jam 2, ini jawabannya. Ospek dimulai pada pukul 05.30 wib. Inget jam stengah enam. Tapi gue nongol jam lima dibilang telat. Jadi..

02.00: bangun+menyiapkan perlengkapan ospek.
02.30: mandi.
03.00: ospek dikampus gue mewajibkan cewek2 untuk mengikat rambut sebanyak 45 ikatan. Sebelah kanan 23 ikatan dan sebelah kiri 22 ikatan. Pita kanan warna merah dan pita kiri warna putih. Ini alasan utama gue bangun jam dua. Fyi, mengikat 45 ikatan rambut menghabiskan waktu satu jam.
04.00: ngecheck perlengkapan kembali.
04.15: berangkat.

Huh..
Untungnya gue punya penyemangat yang bikin gue betah di acara ospek. Panitia ospek cowok! Hehehe.. Ada tuh satu yang nyangkut. Si kakak cool, kalem, berwibawa, dan bertanggung jawab. Kalo ga ada dia, gelaplah kehidupan ospek gue. Tapi ternyata aslinya si kakak beda jauh dari kesan yang dia kasih. Atau dia mank punya dua kepribadian? Yang jelas gue ga ngegebet dia lagi.

Ospek selesai. Tapi perjuangan belum selesai. Yah, nyelesein krs dan sebagainya. Dan thank god, semua dah beres…

Friday, 28 August 2009

BALADA MAHASISWI

Pusing keliling sampai tujuh kali
Jadi mahasiswi membuatku seperti dicekik mati
Dilempar ke sana ke mari
Makan hati!

Ospek harus dijalani
Sumpah acaranya basi!
Untung senior cowok pada menawan hati
Akhirnya bisa bertahan lagi

Dan kini aku disini
Duduk disudut paling kiri
Dengan status mahasiswi
Menunggu dosen Pa yg super 'baik hati'
Menandatangani krs sialan ini

Saturday, 8 August 2009

21GUNS MEMBUATKU CENGO...

Beneran!!

Single terbaru Gren Day ini memang bikin gue nganga.. Bis bagus sih. Daripada yg Know Your enemy kemaren. Gue langsung suka pas pertama kali denger. Pa gara-gara Billy Joe Armstrong nyanyinya penuh penghayatan? Ga tau lah.. yg penting I like this song



Nih Lyricnya...

GreenDay 21 Guns

Do you know what’s worth fighting for
When it’s not worth dying for?
Does it take you breath away
And you feel yourself suffocating?
Does the pain weight out the pride?
And you look for a place to hide?
Did someone break your heart inside?
You’re in ruins

One, 21 guns
Lay down your arms
Give up the fight
One, 21 guns
Throw up your arms into the sky
You and I

When you’re at the end of the road
And you lost all sense of control
And your thoughts have taken their toll
When your mind breaks the spirit of your soul
Your faith walks on broken glass
And the hangover doesn’t pass
Nothing’s ever built to last
You’re in ruins

One, 21 guns
Lay down your arms
Give up the fight
One, 21 guns
Throw up your arms into the sky
You and I

Did you try to live on your own
When you burned down the house and home?
Did you stand too close to the fire?
Like a liar looking for forgiveness from a stone

When it’s time to live and let die
And you can’t get another try
Something inside this heart has died
You’re in ruins

One, 21 guns
Lay down your arms
Give up the fight
One, 21 guns
Throw up your arms into the sky
You and I

Belum ada mvnya. Nih liat versi live aja.. Bagus koq

Saturday, 1 August 2009

MARI MEMBERSIHKAN TELINGA

Semoga dengan membaca judul diatas kalian semua tergerak untuk membersihkan telinga lebih rajin. Minimal 3x sehari. Sayangnya bukan cara ngebersihin telinga dari kotoran sesungguhnnya *Yg berwarna keemasan itu* yang mau gue bahas. Tapi ini ‘kotoran’ yang berbentuk suara dan kata2 yang mengalir darinya.

Well, telinga semua orang pasti sudah akrab dengan jeritan seorang cowok yang ga laku dan berusaha mencari jodohnya. Juga ‘superstar’ yang mengajak kita untuk terbang bersama yang video klipnya ala bintang Hollywood banget itu loh! *blitz kamera dimana-mana bo!*. oh, tak ketinggalan idiot yang berbisik dengan noraknya kalo ada yang marah. Sebenarnya masih banyak sih. Tapi ketiga hal tadi sudah cukup mewakili teman-teman mereka yang sama absurdnya.

Sebagai orang eksis yang hobi nongkrong di depan tv , mendengarkan radio dan berkeliling kota tanpa tujuan, telinga gue pastinya akrab dong ma suara merdu mereka. Gimana enggak, mereka ada di urutan chart no.1 di tanah air! Wow, two thumbs!!! Sayangnya semakin nyaring suara mereka semakin menumpuk pula kotoran di telinga gue. Dan ini menyebabkan gue sering mual! Beneran lo.. Duh, trus gimana dong? Jalur major tampaknya sudah dikuasai oleh, ehm, band-band melayu yang, ehm, kualitasnya masih dipertanyakan.

Solusi dari gue untuk membersihkan telinga kalian semua yang sepet gara-gara banyak dicecokin alunan melayu adalah musik indie!!! Yap, jangan salah lo. Musik indie di idonesia tuh berkualitas dan banyak pilihan dan yang pastinya ga ada pilihan melayu. Lo bisa dengeran Efek rumah kaca, The Sigit, The Adams, Pee Wee gaskins, Mocca, everybody loves Irene, Rocket Rockers, pokoknya masih banyak lagi! Ayo, dengerin musik mereka. Daripada lo mati basi ngupingin band-band melayu yang makin merusak dunia permusikkan Indonesia.

Saturday, 25 July 2009

KARENA AYAM ATAU TELUR

Banyak yang mempertanyakan, duluan ayam atau telur yang diciptakan? Sayang, belum ada jawaban pasti. Entah siapa yang pertama kali nanya. Dia bisa jadi beken tuh. Cause, this case punya efek juga buat kehidupan banyak orang. Malah menurut gue ada yang berantem gara2 ayam ma telur ini. Entah siapa, entah di belahan bumi mana, tapi gue yakin mereka ada.

Ok, biarkan gue masuk dalam masalah ini and give my opinion for this problem. Ayam atau telur? Well, semua bermula dari sebuah cerita lama. Hanya saja berbeda versinya. Versi gue tentunya.

Here we go...

Saat diciptakannya adam, rupanya ada juga yang diciptakan. Yaitu ayam. Ayam jantan. Dan ayam jantan tersebut bernama ayadam. Seiring diciptakannya ayadam, diciptakan pula bebek, sapi, semut, belalang... and dinosaurus of course. Sama seperti adam, ayadam pun merasa kesepian hanya sendirian di surga yang indah itu.

Karena itulah diciptakan ayawa. Ayam betina. Ayadam dan ayawa pun hidup bahagia berdua. Melakukan apa saja di kandang indah tercinta mereka. Namun ada satu larangan. Mereka tidak boleh memakan buah kuldiam dari pohon kuldiam yang ada di tengah bunga-bunga mawar yang ada di seberang kandang mereka. Mereka menurutinya.

Pada suatu hari, ayawa berjalan-jalan santai dengan riangnya. Dia tidak sadar bahwa dirinya sedang diperhatikan. Diperhatikan oleh sosok yang sudah lama memperhatikan dia dan ayadam. Sosok itu tidak menyukai mereka berdua. Sosok itu adalah ular hijau yang licin dan liciknya minta ampun.

Ular hijau licin *jaulin*, selicin kepala yang shoulin tidak berambut itu berpikir...
Dan dia tersenyum licik

“Ayawa... hei awaya...” Panggil ular jaulin. Suaranya semanis madu. Hufh!

Ayawa menoleh ke arah suara yang memanggilnya. “Ada apa?” tanyanya heran.

“Aku punya sesuatu yang bagus.” Ular jaulin senyum-senyum.

“Apa itu?” Ayawa penasaran.

“Mendekatlah kemari, baru akan ku beri tahu.”

Ayawa tidak merasa yakin. Ayadam pernah mengatakan untuk tidak mendekati ular jaulin. Karena ular jaulin bukanlah hewan yang baik.

“Ada apa? Kau tidak mau melihat sesuatu yang bagus itu?” Tanya Ular jaulin agak kesal.

Sesungguhnya ayawa ingin melihat sesuatu yang bagus itu, tapi dia ragu. Masih terbayang nasihat ayadam.

Huh, dia meragukanku! Ular jaulin menggerutu dalam hati. Sabar, sabar...

“Apa kau ragu? Tenang saja inikan sesuatu yang bagus. Apa ada yang merugikan dari sesuatu yang bagus?” Ular jaulin berkata dengan pede dan yakin.

Sesungguhnya pun ayawa masih ragu. Tapi dia benar-benar penasaran. So, dia bergerak perlahan ke arah ular jaulin. Ular jaulin memenagkan ronde pertama.

“Sekarang ikut aku. Kita liat sesuatu yang bagus itu.”

Mereka pun sampai di himpunan bunga-bunga mawar. Ayawa terpesona. Bunga-bunga mawar itu begitu indah. Dia beradegan ala film india. Biasa, lari-larian di taman gitu deh, sambil nyanyi-nyanyi.

“Inilah sesuatu yang bagus itu,” Ular jaulin berkata sambil menunjuk ke arah buah kuldiam. Matanya berkilat-kilat licik. “Kau harus mencobanya...”

Ayawa terdiam. Inikan buah terlarang?

“Aku tidak bisa. Aku tidak boleh memakan buah terlarang. Begitu juga ayadam. tidak,” Kata ayawa, namun dia tampak ragu. Ular jaulin melihat keraguan itu dan langsung menyambarnya.

“Buah terlarang? Aku tidak tahu itu, tapi ini enak sekali! Benar-benar bagus!” Seru Ular jaulin menggoda.

Ayawa masih tidak yakin.

Ular jaulin gregetan. Dipetiknya buah kuldiam dan didekatkannya ke wajah ayawa.
“Ini benar-benar enak. Kau takkan menyesal...” Bisik Ular jaulin.

Ayawa mengambil buah itu dan dengan perlahaan mendekatkannya ke mulut dan... memakannya.

Dan dari situlah terjadi malapetaka. Juga menciptakan misteri yang beredar diantara kita.

Seperti hawa yang melahirkan kain, ayawa, bukan! Bukan melahirkan! Tapi bertelur. Menelurkan seekor chicken yang bernama ayain.

Misteri terpecahkan.

***